Puisi Gairah hidup yang mati

 Puisi Gairah hidup yang mati

Elergi
Seperti akibat anggur memberat
Gairah hidup yang mati dari hari-hariku menggila;
Dan seperti anggur yang kian tua kian keras
Lebih berat masa silam itu pada kejatuhanku.

Jalanku suram-suram. Laut masa depan yang menggemuruh
Hanya memawa alamat bagiku: banting tulang dan duka lara�
Tetapi wahai teman, aku tidak inginkan mati!
Aku mau hidup, mimpi dan bertarung lagi!

Dirancah susah, takut dan sengsara.
Aku tahu, aku akan mengecap suka-ria.
Aku akan mabuk sekali lagi dipuncak dewata,
Digugah mencucurkan air mata oleh renungan punyaku sendiri,
Dan mungkin bila duka penghabisan mendekat datang,
Baru cinta dan senyum-pamitan menggilai menang.

By:  ALEXANDER SERGEJEWITSJ PUSJKIN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: