Sabtu Siang Minggu Malamnya, Cerita Sales Camilan

Sabtu Siang Minggu Malamnya ini adalah puisi merangkap sajak yang saya

tulis seperti cerita

silahkan disimak,, nanti gantian,,!

Sabtu itu muka harus guyu meski embunnya pekat, setidaknya ibu sudah

bangun semenjak subuh.

Menanak nasi, menghangatkan sayur gule, berkatan semalam.

Sarapan bekal aktifitas,

Ya,, berdagang! Orang jalanan sales camilan,

Datang ke perusahaan mengambil pesanan, seperti biasa

dengan hiburan di depan Sekolah Dasar yang riuh saat jam kosong,

murid-murid semangat sorak sorai kompak

"iwak peyeekk iwak peyeekk,,, iwak peyek sego tiwul"

๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€ that is true bos!

Hebat,

Bagaimana tidak hebat? Guru-gurunya kemaren baru diberi les khusus

metode pembelajaran siswa kreatif,.

Selesai tertata berangkat, saya!

Menapaki jalan kalo kata pengembara,

Lewat ngawi kota kikuk, masuk desa.

Warung kecil mbah suminem yang masih suka digodai mbah kakungnya,,

-eh! seperti romeo-juliet versi jojoba,,๐Ÿ™‚ bahagia,

Your style is kueren mbah! (y)

Sampun mbah pamit, jalan dulu,, ini yang biasanya saya minta ijin pamit.

Ngeng-ngeengg,,, toko bu suprapti kalang!

ibu ramah yang punya anak cantik "kiki', (khusus saya)

ngobrol sedikit pesanan ibunya,

Eh,,, itu cewek cantik masuk toko bawa piring mulutnya sibuk ngunyah

tempe gorong.

uhug, balik lagi dia masuk rumah! Malu,,

Hhmmm,,, dasar orang cantik kurang santun *sedikit#,

awas saja! Kalau sampai saya malu bilang naksir dia;

Nanti saya minta tolong kang sofyan, untuk ngantar saya kirim bunga.

#ngapunten kang,, nyuwun wekdal nyambat sekedhik,,

Tunggu saja wis, kalo sampai nanti kangen. Dari Kartoharjo sampai

Kalang paling 10 menit.

Jalan lagi ngisis lagi,,

Trinil-sidowayah-blembem-ngarengan-kedunggalar

Hhmmm,, diminta ceritanya juga,

Toko warung daerah sini sepi bos!

Banyak yang tutup,๐Ÿ˜ฆ,

Gak boleh nyaprut,,, mampir dulu dirumah mbak ponakan,, barang ngopi gratis.

Jalan!, langit mendung Oe!

Winong-wonorejo-ngapit tempat pesantren lama yang pernah berjaya

Sampai pak kyai dan jamaahnya transmigrasi bedol desa ke sumatra,

Ya,, kini masih tertinggal cucu dan bangunan masjid juga madrasahnya

yang lebih mirip museum.

sampai ke penggemar kapri,

sebelah warung salah mantra

Sebelah lagi musholla kecil dengan muadzin dengan nada kidung

Tapi merdu,

Sampai masuk Begal "kios PURWODADI tersenyum"

-itu label dari mana bu'

Beli di bis,,, waktu jalan-jalan ke Purwodadi,,

singkat saja,

Ini desa dawung bos,, hati-hati,,

Ada warung cantik di pinggir desa deket sawah,

"lho lho lho,,

Saya pernah mampir ini,

-nggak lama-lama puter jogorogo, lohor, air wudhlunya adem!

Pasang headset turun gunung,,

-kehujanan lur, mampir ditoko seberang jalan,

Nunggu ujan nengok tituit sama bales pesan pesbuk ¤_^"

hawa musim penghujan dingin

air bak mandinya dingin,

Sorenya dingin,

Malamnya dingin,

Sampai terjaga jam 02.00 ini malah tambah dingin,

Semoga ketemu kiki' mimpi nanti,

agus_ngawi 085733246907

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: